Bulan: Agustus 2026

Model Rambut Tren 2026 yang Diprediksi Tetap Populer di 2027

Model rambut tren 2026 semakin mengarah pada gaya yang terlihat natural, memiliki tekstur, dan tidak membutuhkan terlalu banyak styling. Potongan seperti bob modern, butterfly cut, shag lembut, hingga rambut berlayer menjadi beberapa gaya yang banyak dibicarakan sepanjang tahun ini.

Menariknya, tidak semua tren rambut hanya populer dalam waktu singkat. Beberapa model memiliki bentuk yang fleksibel sehingga tetap mudah disesuaikan ketika tren berubah. Karena itu, model rambut tren 2026 tertentu berpotensi tetap terlihat stylish pada 2027.

Butterfly Cut

Butterfly cut menjadi salah satu model yang masih kuat pada 2026. Potongan ini menggunakan layer bertingkat dengan bagian yang lebih pendek di sekitar wajah dan bagian belakang yang tetap panjang.

Butterfly cut berpotensi tetap populer pada 2027 karena bentuknya tidak terlalu bergantung pada satu gaya styling.

Jika ingin hasil yang lebih awet mengikuti perubahan tren, pilih layer yang tidak terlalu ekstrem.

Long Bob atau Lob

Long bob atau lob merupakan pilihan bagi yang ingin mengubah gaya rambut tanpa memotong rambut terlalu pendek. Panjangnya biasanya berada di sekitar leher hingga tulang selangka.

Keunggulan tersebut membuat lob berpotensi tetap relevan pada 2027. Saat tren berubah, panjang rambut masih memungkinkan pemiliknya mengubah gaya tanpa harus melakukan potongan besar.

Bagi yang ingin model rambut aman untuk jangka panjang, lob bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik.

Soft Shag

Shag kembali mendapat sentuhan modern pada 2026. Jika shag klasik identik dengan layer yang cukup tajam dan tekstur yang kuat, soft shag hadir dengan bentuk yang lebih ringan.

Potongan ini tetap mempertahankan layer dan gerakan rambut, tetapi transisinya dibuat lebih lembut. Hasilnya terlihat lebih natural dan tidak terlalu berantakan.

Tren rambut 2026 juga menunjukkan pergeseran menuju gaya yang lebih mudah dirawat dan mengikuti tekstur alami rambut. Karena itu, soft shag memiliki peluang untuk tetap relevan pada 2027.

Model ini cocok bagi pemilik rambut yang ingin mendapatkan volume tanpa harus melakukan styling berat setiap hari.

Butterfly Bob

Butterfly bob menggabungkan bentuk bob dengan karakter layer butterfly. Hasilnya adalah rambut yang relatif pendek tetapi tetap memiliki gerakan dan volume.

Pada 2026, butterfly bob termasuk salah satu variasi bob yang banyak disorot oleh penata rambut. Model ini memberikan perubahan yang cukup terlihat tanpa kehilangan kesan feminin dan ringan.

Jika ingin mengikuti tren tanpa terlihat terlalu ekstrem, butterfly bob dengan layer lembut dapat menjadi pilihan.

Rambut Panjang dengan Layer Lembut

Rambut panjang tidak kehilangan tempat dalam tren 2026. Justru, beberapa tren saat ini menonjolkan rambut panjang dengan gerakan, tekstur, dan layer yang membuat rambut terlihat lebih hidup.

Layer lembut dapat memberikan volume tanpa membuat bagian bawah rambut terlihat terlalu tipis. Potongan seperti ini juga mudah disesuaikan dengan bentuk wajah dan tekstur rambut.

Model rambut panjang berlayer berpotensi bertahan hingga 2027 karena tidak bergantung pada bentuk potongan yang terlalu spesifik. Pemilik rambut juga dapat mengubah gaya dengan blowout, gelombang, kepang, atau ponytail.

Curved Bob

Curved bob merupakan variasi bob dengan garis potongan yang dibuat lebih melengkung sehingga mengikuti bentuk kepala dan wajah.

Pada 2026, berbagai variasi bob mulai bergerak dari potongan yang sangat kaku menuju bentuk yang lebih lembut dan memiliki tekstur. ELLE juga mencatat munculnya berbagai bob dengan garis potongan dan panjang yang semakin beragam.

Karena bentuknya tetap sederhana, curved bob dapat menjadi pilihan yang tidak cepat terlihat ketinggalan zaman.

Whisper Fringe

Jika ingin mengubah penampilan tanpa memotong panjang rambut secara drastis, poni tipis atau whisper fringe bisa menjadi pilihan.

Fleksibilitas menjadi salah satu alasan gaya ini menarik untuk 2027. Poni dapat ditumbuhkan kembali atau diubah menjadi curtain bangs tanpa harus mengubah keseluruhan potongan rambut.

Namun, poni membutuhkan penyesuaian berdasarkan bentuk wajah dan tekstur rambut. Karena itu, sebaiknya diskusikan panjang dan bentuk poni dengan hairstylist sebelum memotongnya.

Pixie Shag

Potongan ini menggabungkan bentuk pendek dengan layer dan tekstur yang memberikan kesan lebih santai. Tren rambut pendek pada 2026 juga menunjukkan semakin banyak variasi yang menonjolkan individualitas dan kemudahan styling.

Pixie shag memang membutuhkan keberanian lebih karena perubahan panjang rambut cukup signifikan. Namun, bentuknya dapat berkembang menjadi potongan lain ketika rambut mulai tumbuh.

Cara Memilih Model Rambut yang Tetap Bagus di 2027

Mengikuti tren tidak berarti harus memilih model yang sedang viral. Jika ingin potongan rambut tetap terlihat bagus hingga tahun berikutnya, pilih model dengan bentuk dasar yang fleksibel.

Potongan klasik seperti bob, lob, dan rambut panjang berlayer lebih mudah mengikuti perubahan tren. Pemiliknya juga dapat mengubah tampilan hanya melalui styling tanpa harus kembali memotong rambut secara drastis.

Baca Juga : Tren Kacamata Fashion Memadukan Gaya dan Fungsi

Tren Rambut 2026 yang Tidak Cepat Ketinggalan Zaman

Butterfly cut, Italian bob, lob, soft shag, butterfly bob, dan rambut panjang dengan layer lembut termasuk beberapa pilihan yang memiliki karakter tersebut.

Tren 2026 sendiri menunjukkan bahwa banyak orang mulai memilih rambut yang terlihat natural, memiliki gerakan, dan tidak membutuhkan styling berlebihan.

Karena itu, jika ingin mengganti gaya rambut sekarang tetapi tetap ingin terlihat modern tahun depan, pilih potongan yang memiliki dasar klasik dan tambahkan sentuhan tren melalui layer, poni, atau teknik styling.

Dengan cara tersebut, rambut tetap mengikuti perkembangan mode tanpa harus selalu mengganti potongan setiap kali tren baru muncul.

Outfit Nyaman untuk Bumil, Tetap Modis dan Stylish

Memilih outfit nyaman untuk bumil terkadang menjadi tantangan tersendiri. Perubahan bentuk tubuh selama kehamilan membuat pakaian yang sebelumnya terasa nyaman bisa menjadi lebih sempit, terutama di bagian perut dan pinggang.

Meski begitu, hamil bukan berarti harus mengesampingkan penampilan. Ada banyak pilihan outfit yang tetap nyaman, praktis, dan stylish untuk digunakan sehari-hari. Kuncinya adalah memilih pakaian yang memberikan ruang gerak, menggunakan bahan yang nyaman, serta dapat mengikuti perubahan bentuk tubuh.

Tips Memilih Outfit yang Nyaman untuk Bumil

Kenyamanan sebaiknya menjadi pertimbangan utama saat memilih pakaian selama kehamilan. Pakaian yang terlalu ketat dapat membuat tubuh terasa tidak nyaman dan membatasi pergerakan.

Pilih pakaian dengan potongan yang longgar atau memiliki bahan elastis. Bahan seperti katun juga dapat menjadi pilihan karena ringan dan mampu menyerap keringat.

Maxi Dress untuk Tampilan Feminin

Maxi dress bisa menjadi pilihan bagi bumil yang ingin tampil feminin tanpa merasa terlalu banyak memakai pakaian berlapis. Potongannya yang panjang dan mengalir memberikan ruang lebih untuk perut yang semakin membesar.

Pilih maxi dress dengan bahan ringan dan tidak terlalu panas. Katun atau bahan yang memiliki sedikit elastisitas dapat membuat pakaian terasa lebih nyaman saat digunakan dalam waktu lama.

Untuk tampilan santai, maxi dress bisa dipadukan dengan sneakers atau sandal datar. Tambahkan tas kecil dan aksesori sederhana agar penampilan tetap stylish tanpa terasa berlebihan.

Tunik dan Legging untuk Aktivitas Sehari-hari

Kombinasi tunik dan legging menjadi salah satu outfit yang praktis untuk bumil. Tunik memberikan ruang lebih pada bagian perut dan pinggul, sedangkan legging dengan pinggang elastis dapat mengikuti perubahan bentuk tubuh.

Pilih legging khusus ibu hamil atau model dengan bagian pinggang yang tidak menekan perut. Dengan begitu, bumil tetap bisa bergerak lebih leluasa.

Kemeja Oversized dan Celana Kulot

Kemeja oversized dapat menjadi pilihan bagi bumil yang menyukai gaya kasual. Potongannya yang longgar memberikan ruang pada tubuh tanpa membuat penampilan terlihat terlalu sederhana.

Padukan kemeja oversized dengan celana kulot yang memiliki pinggang elastis. Kombinasi tersebut memberikan ruang gerak yang cukup sekaligus menciptakan tampilan yang rapi.

Baca juga: Mix and Match Fashion 2026: Inspirasi Sehari-hari

Untuk gaya yang lebih menarik, bumil dapat memasukkan sedikit bagian depan kemeja ke dalam celana. Pilih sneakers atau sandal datar agar tetap nyaman saat berjalan.

A-Line Dress yang Memberikan Ruang pada Perut

A-line dress memiliki potongan yang melebar dari bagian atas menuju bawah. Model ini memberikan ruang tambahan di area perut sehingga cocok digunakan ketika ukuran perut mulai bertambah.

Selain nyaman, potongan A-line juga mudah digunakan untuk berbagai kesempatan. Bumil dapat memilih warna polos untuk tampilan minimalis atau motif sederhana untuk memberikan kesan lebih ceria.

Jumpsuit Maternity yang Praktis

Jumpsuit maternity bisa menjadi alternatif bagi bumil yang ingin tampil stylish tanpa harus memikirkan banyak kombinasi pakaian.

Model jumpsuit khusus kehamilan biasanya memiliki bagian perut yang lebih fleksibel sehingga dapat mengikuti perubahan bentuk tubuh.

Tambahkan sneakers untuk gaya kasual atau flat shoes untuk tampilan yang lebih rapi.

Rok Midi dengan Atasan Loose

Rok midi dengan pinggang elastis dapat menjadi pilihan bagi bumil yang ingin tampil feminin tetapi tetap nyaman. Karet pada bagian pinggang memungkinkan ukuran rok mengikuti perubahan tubuh.

Padukan dengan blouse atau atasan loose untuk menciptakan tampilan yang lebih seimbang.

Cardigan dan Outer Ringan untuk Melengkapi Outfit

Pilih cardigan dengan potongan longgar agar tidak menekan bagian perut. Outer panjang juga dapat dipadukan dengan dress, tunik, legging, atau celana kulot.

Untuk tampilan yang lebih sederhana, gunakan outer berwarna netral. Warna tersebut lebih mudah dipadukan dengan berbagai outfit sehingga tidak perlu memiliki terlalu banyak pakaian.

Pilih Sepatu yang Nyaman untuk Bumil

Flat shoes, sneakers, atau alas kaki lain yang stabil dapat menjadi pilihan untuk aktivitas sehari-hari. Sebaiknya hindari sepatu hak tinggi, terutama jika membuat tubuh terasa kurang stabil.

Pastikan ukuran sepatu juga cukup untuk memberikan ruang pada kaki. Hal ini penting karena sebagian ibu hamil dapat mengalami pembengkakan pada kaki.

Outfit Bumil Tidak Harus Mahal

Bumil tidak perlu membeli banyak pakaian khusus untuk tetap tampil stylish.

Pada akhirnya, outfit nyaman untuk bumil tidak harus selalu mengikuti tren. Yang paling penting adalah pakaian memberikan ruang bagi tubuh untuk bergerak, menggunakan bahan yang nyaman, dan membuat bumil tetap percaya diri. Dengan kombinasi yang tepat, bumil tetap dapat tampil modis tanpa harus mengorbankan kenyamanan selama menjalani masa kehamilan.